About Us
Info Bekasi
Redaksi

http://www.infobekasi.com

Informasi: Bukan kebetulan ketika Bill Gates datang ke Indonesia, lantas infobekasi.com hadir. Momentum tersebut, bisa saja menjadi salah satu faktor pendorong semangat kami untuk berbuat sesuatu bagi Bekasi melalui jaringan maya. Maka, kehadiran infobekasi.com tidak lain sebagai jembatan bagi warga Bekasi dalam upaya mengisi dan menikmati kehidupannya. Tentu saja pemahaman ini bisa diartikan dari bentuk lain penjabaran fungsi pers sebagai alat kontrol sosial. Dalam penyajiannya infobekasi.com berusaha tampil maksimal. Dengan catatan, sekecil apapun informasi yang kami sajikan, kami berharap tulisan tersebut bisa bermanfaat dan bisa memotivasi pembaca dalam menghadapi hidup. Minimal bisa menjadi solusi bagi pembaca yang ingin memulai usaha atau melakukan pengembangan usaha, baik yang menguntungkan secara ekonomis maupun keuntungan lainnya. Jadi, mari bergandengan tangan untuk saling mengingatkan, selanjutnya bersama-sama berusaha mengisi dan menikmati indahnya kehidupan. ”Kami ingin hidup seribu tahun lagi...,” tulis Chairil Anwar.

 














Search

Kolom

  •   Kehadiran Hernando de Soto di Indonesia, beberapa waktu lalu, membuka jalan bagi kaum miskin untuk menyadari masih ada kekayaan yang dimiliki berupa aset yang selama ini tidak disadari.

Profil

  • Kenal Swamitra secara tidak sengaja, ceritanya waktu itu Marhedi butuh uang untuk tambahan beli lapak yang sebelumnya disewa.

  • Bermula dari kebijakan pengurangan pegawai oleh perusahaan tempatnya bekerja karena pengaruh krisis moneter tempo hari. Akhirnya Izzuddin tergerak untuk melanjutnya usaha yang semula dirintis oleh almarhum istrinya pada 2002.

    Berbekal modal Rp 5 juta untuk membeli peralatan dan bahan baku, Izzuddin pun mulai menekuni usaha bandeng sosisnya. Dibantu tenaga kerja sebanyak lima orang, yang diambil dari lingkungan masyarakat di sekitar rumahnya yang dijadikan tempat produksi di Jl. Hembo, Rt 03/07 No.19 Jatimulya, Tambun, Jawa Barat.
  • {slimbox images/stories/gallery/img_0021.jpg,images/stories/thumbs/img_0021.jpg,}
      Keterlibatannya di gerakan koperasi di awali langsung sebagai pengawas, meski dalam kesehariaan dirinya berprofesi sebagai pendidik, tapi kalau sudah berbicara mengenai koperasi, Ketua Koperasi Guru Pondokgede yang sudah menjabat selama empat periode ini, dengan lancar menyampaikan penjelasannya, mulai dari hambatan, tantangan, hingga prospek koperasi sebagai jalan keluar persoalan ekonomi yang sedang dialami bangsa kita.
  • Bagi pengurus Koperasi Karyawan (Kopkar) PT. Amarta Karya, mengembangkan koperasi yang memiliki Badan Hukum berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Departemen Koperasi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor : 47/BLP/V/1990, tanggal 30 Maret 1990 dengan No. Badan Hukum 2487/BH/I, boleh dibilang bukan sesuatu yang sulit. Makanya hingga akhir Oktober 2005, Kopkar PT.Amarta Karya mampu mengumpulkan asset lebih kurang Rp 1,8 miliar.

    Dengan memanfaatkan jaringan induknya, Kopkar ini bisa memperluas keanggotaannya ke seluruh cabang perusahaan yang tersebar di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Medan, Kalimantan Timur, Riau, Jambi, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.