| Berharap Unit Sembako jadi Solusi |
Seperti yang baru-baru ini dilakukan, mengambil lokasi di area wisata Agro Gunung Mas Puncak, Jawa Barat. Koperasi yang memiliki aset per 31 Desember 2007 sekitar Rp 1,6 miliar itu, mengajak 431 anggotanya membahas pertanggung-jawaban pengurus sambil berekreasi. Dimulai dengan olah raga jalan kaki (tea-walk) mengitari kebun teh sepanjang lebih kurang 10 km, dilanjutkan beberapa games yang diikuti perwakilan anggota dari kantor pusat KSUMB Perum Kranggan Permai, cabang Perum Wahana Pondokgede dan cabang Perum Taman Jatisari Permai, Kota Bekasi, seperti lomba membuat yel-yel KSUMB dan joget poco-poco. Puncaknya, pembahasan Laporan Pertanggung-jawaban pengurus KSUMB yang disampaikan ketuanya Christina NA didampingi perwakilan dari Dinas Perekonomian Rakyat dan Koperasi Kota Bekasi Jaenudin Sitanggang dan Sukarman serta Dekopinda Kota Bekasi Miftah. Meski terlihat santai, tapi saat sesi pembahasan kinerja KSUMB banyak usulan menarik dilontarkan. Misalnya Erni Wijayanti anggota dari cabang Perum Wahana Pondokgede yang menyarankan agar unit pelayanan sembako kembali digiatkan karena dianggap bisa menjadi solusi bagi persoalan ekonomi yang banyak dihadapi anggota. “Mudah-mudahan hasil RAT ini bisa memacu kinerja kami ke depan,” kata Chistina yang lebih sering dipanggil anggotanya ‘Nenes’ itu. |
||||
