Berharap Unit Sembako jadi Solusi

 

Seperti sudah menjadi tradisi bagi Koperasi Serba Usaha Maju Bersama (KSUMB) Perum Kranggan Permai, Kota Bekasi, tiap kali menggelar rapat Anggota tahunan (RAT) selalu memilih daerah wisata menjadi tempat kegiatannya.

 

Selanjutnya...
 
Sosialisasi Peluang Usaha

Untuk mengubah mindset para anggotanya, PKPRI Kota Bekasi mengadakan sosialisasi beberapa peluang usaha di jalur pendidikan. Seperti yang dilakukan tempo hari di Aula Bank Tabungan Negara, Kranji Kota Bekasi.

Selanjutnya...
 
Beri Pelayanan Terbaik

Sukses melayani anggota di Unit Simpan Pinjam kian memotivasi Koppas Kranggan untuk merambah sektor lain, termasuk bidang perparkiran. Kali ini yang digarap area parkir rumah sakit di wilayah Kranggan.
Selanjutnya...
 
Peluang Bisnis Ikan Hias

Ikan hias jenis blackghost banyak diminati importir. Sayang, pasokannya masih kurang. Berarti, peluang di sektor ini tetap terbuka lebar.

 

Selanjutnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 3 dari 3

Search

Kolom

  •   Kehadiran Hernando de Soto di Indonesia, beberapa waktu lalu, membuka jalan bagi kaum miskin untuk menyadari masih ada kekayaan yang dimiliki berupa aset yang selama ini tidak disadari.

Profil

  • Kenal Swamitra secara tidak sengaja, ceritanya waktu itu Marhedi butuh uang untuk tambahan beli lapak yang sebelumnya disewa.

  • Bermula dari kebijakan pengurangan pegawai oleh perusahaan tempatnya bekerja karena pengaruh krisis moneter tempo hari. Akhirnya Izzuddin tergerak untuk melanjutnya usaha yang semula dirintis oleh almarhum istrinya pada 2002.

    Berbekal modal Rp 5 juta untuk membeli peralatan dan bahan baku, Izzuddin pun mulai menekuni usaha bandeng sosisnya. Dibantu tenaga kerja sebanyak lima orang, yang diambil dari lingkungan masyarakat di sekitar rumahnya yang dijadikan tempat produksi di Jl. Hembo, Rt 03/07 No.19 Jatimulya, Tambun, Jawa Barat.
  • {slimbox images/stories/gallery/img_0021.jpg,images/stories/thumbs/img_0021.jpg,}
      Keterlibatannya di gerakan koperasi di awali langsung sebagai pengawas, meski dalam kesehariaan dirinya berprofesi sebagai pendidik, tapi kalau sudah berbicara mengenai koperasi, Ketua Koperasi Guru Pondokgede yang sudah menjabat selama empat periode ini, dengan lancar menyampaikan penjelasannya, mulai dari hambatan, tantangan, hingga prospek koperasi sebagai jalan keluar persoalan ekonomi yang sedang dialami bangsa kita.
  • Bagi pengurus Koperasi Karyawan (Kopkar) PT. Amarta Karya, mengembangkan koperasi yang memiliki Badan Hukum berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Departemen Koperasi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor : 47/BLP/V/1990, tanggal 30 Maret 1990 dengan No. Badan Hukum 2487/BH/I, boleh dibilang bukan sesuatu yang sulit. Makanya hingga akhir Oktober 2005, Kopkar PT.Amarta Karya mampu mengumpulkan asset lebih kurang Rp 1,8 miliar.

    Dengan memanfaatkan jaringan induknya, Kopkar ini bisa memperluas keanggotaannya ke seluruh cabang perusahaan yang tersebar di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Medan, Kalimantan Timur, Riau, Jambi, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.